Investasi Menarik Dan Menguntungkan Peternakan Sapi

pakan-ternak-pakan-ternak-alternatif-pemanfaatan-jerami-padi-pakan-jerami-pakan-alternatif-ternak-sapi-pengemukanSujatmono Toni, pakar bisnis peternakan sapi dan pendamping sejumlah kelompok peternak di seluruh Indonesia

INOVASI-Peternakan (Farm) Sapi Bali bukan hanya menjadi nilai tambah bagi sebuah kawasan permukiman, tapi juga peluang bisnis baru bagi konsumen/penghuni kawasan dan developer sendiri.

Kedepan, konsep dan inovasi bisnis properti akan terus dikembangkan, seiring dengan kebutuhan dan tren masyarakat. Samboja City misalnya, bakal dikembangkan dengan mengusung konsep kawasan perumahaan dengan menghadirkan sistem peternakan modern. Farm sapi dengan Mini Ranchnya yang berada di area Samboja City Kalimantan Timur dijadikan add value untuk berbisnis properti yang menarik.

“Konsep Mini Ranch Sapi Bali sesungguhnya merupakan kombinasi antara pembibitan dan penggemukan sapi,” jelas Sujatmono Toni, pakar bisnis peternakan sapi dan pendamping sejumlah kelompok peternak di seluruh Indonesia.   Menurut Toni, mini ranch sapi ini bertujuan sebagai wisata edukasi peternakan bagi warga yang tinggal di kompleks perumahan, masyarakat sekitar dan pengunjung Kabupaten Kutai Kartanegara. “Tapi selain itu juga bisa menjadi peluang usaha baru bagi konsumen perumahan dan pengembang itu sendiri,” jelasnya.

Tidak hanya sebagai tempat edukasi, peluang ini juga dapat menopang bisnis properti untuk jangka panjang termasuk peluang bisnis kuliner pun akan terbuka luas. “Misalnya di depan komplek atau kawasan wisata perumahan, bisa dibuka Resto Sapi Bali,” sambung Toni.

Sapi Bali menjadi pilihan karena termasuk kategori sapi terbaik dunia, mudah beradaptasi, tahan terhadap kondisi pakan dan iklim ekstrim, daya tahan tubuh kuat, tingkat kesuburan tinggi (bisa beranak tiap tahun) dan persentase karkas dapat mencapai 57%. Selain itu, apabila dijual saat Idul Qurban harganya sangat ekonomis dengan  bobot 300 kilogram berkisar 17,5 juta rupiah per ekor dan usianya lebih 2 tahun (telah memenuhi persyaratan syar’i).

Dengan skala usaha sebanyak 310 ekor Sapi Bali yang terdiri dari 100 ekor sapi bibit betina (indukan), 10 ekor sapi bull (pejantan unggul), dan 200 ekor lagi merupakan sapi bakalan untuk digemukkan. “Potensi ini, bisa berpeluang menghasilkan populasi sapi sampai dengan 1.000 ekor dalam kurun waktu 3-5 tahun. Atau memiliki nilai bisnis sebesar Rp 15 Milyar,” tutur Toni panjang lebar.

Lewat bisnis Farm Sapi Bali ini, akan dapat memberikan kontribusi relatif besar dalam penambahan populasi sapi nasional. “Termasuk menyediakan sumber daging yang aman dan halal, serta mampu mempertahankan keasrian lingkungan,” tambah Toni. Terkait  limbahnya, dapat diolah menjadi Bio Gas sebagai sumber listrik dan gas yang dapat dialirkan untuk kebutuhan penerangan juga pemanas bagi warga perumahan.  Hal lain yang menarik adalah bau kotoran hewan (kohe) sekarang sudah tidak masalah karena sudah dapat diatasi dengan menerapkan teknologi probiotik yang diberikan ke dalam minuman atau pakannya. Anda tertarik untuk punya bisnis mini ranch di proyek Anda?

About samgrup

SAM Grup Indonesia| Partner in Real Estate | Properties Consultant | Contractor | Developer | Design Interior| Property News | Products & Services.
This entry was posted in News. Bookmark the permalink.